Jangan mudah percaya meskipun mereka datang dengan membawa histori transaksi mereka yang terlihat menanjak dari kiri bawa menuju kanan atas untuk membujuk anda menanamkan dana di perusahaan broker tersebut. Siapapun dapat membuat histori seperti itu, hanya perlu sedikit sentuhan komputer atau dengan program photoshop yang canggih, lalu jadilah histori yang seperti itu, sementara tak pernah diketahui apakah itu benar atau tidak. Berikut ada beberapa tips sederhana untuk pertimbangan sebelum memutuskan memilih broker atau pialang tertentu.

1. Trading Forex Sama Dengan Bisnis Lain, Kadang Untung & Kadang Rugi

Curigai mereka yang memperlihatkan skema investasi yang terlalu bagus untuk dipercaya. Hal ini karena investasi di bidang forex sama dengan investasi pada bisnis lain, yang selalu ada dihadapkan dengan keuntungan dan kerugian.

2. Curigai Broker Yang Menjanjikan Keuntungan Tak Masuk Akal

Curigai broker (pialang) yang menjanjikan keuntungan yang terlalu besar dan sulit untuk dipercaya. Meskipun forex adalah bisnis yang mampu memberikan keuntungan sangat besar, tetap saja keuntungan tersebut bisa diterima oleh akal sehat dan memiliki alasan kuat mengapa demikian.

3. Hindari Broker Yang Mengatakan “Tidak Ada Risiko”

Hindarilah broker (pialang) yang mengatakan bahwa investasi pada mereka tidak ada risiko. Hal ini tidak masuk akal, karena forex merupakan salah satu dari banyaknya bisnis yang ada. Sedangkan kita tahu, bisnis itu selalu dihadapkan dengan untung dan rugi.

4. Pertanyakan Broker Yang Mengklaim Bahwa Mereka Bertrading Melalui Interbank Market

Beberapa broker mengklaim bahwa mereka meneruskan transaksi nasabahnya melalui interbank market, sehingga mereka dapat memperoleh harga yang lebih baik bagi diri mereka sendiri dan tidak perlu membebani nasabahnya dengan biaya transaksi dan biaya lain-lain. Interbank market biasanya digunakan oleh bank-bank kelas dunia untuk proses pemberian dan pengajuan pinjaman antarinstitusi perbankan. Interbank market tidak melibatkan hanya ratusan juta dolar. Maka, akan jadi sesuatu yang tidak bisa dipercaya bila sebuah broker tidak ‘bernama’ mengatakan bahwa mereka memiliki akses ke sana.

5. Jika Broker Menawarkan Fasilitas Pembayaran Via Internet, Berhati-hatilah

Beberapa perusahaan broker membuka kemudahan pembayaran melalui e-gold, paypal, dan metode pembayaran lain. Bukan tidak percaya, tetapi terkadang nasabah lupa melihat informasi penerima dana dikarenakan metode pembayaran mudah dilakukan dan tinggal klik saja lalu selesai. Setelah mereka mengklik biasanya mereka baru ingat dan mempertanyakan “kemana dana tersebut ditransfer atau lewat apa dan dimana alamat penerima?”.

6. Ciri-Ciri Broker Ilegal Biasanya Menyasar Ke Negara Berkembang, Waspadalah! Indonesia Termasuk Negara Berkembang

Secara psikologis hal ini mudah dipahami. Minimnya pengetahuan orang-orang yang memiliki banyak dana membuat aksi penipuan tersebut menjadi lebih mudah dilakukan.

7. Ketahui Track Record Perusahaan Broker Tempat Anda Akan Berinvestasi

Pastikanlah bahwa anda mengetahui track record perusahaan tempat anda melakukan investasi. Itu adalah sebuah bukti dedikasi dan hasil kerja perusahaan broker tersebut. Jadi tidak bisa dibohongi atau mengada-ngada. Kalau broker tersebut tidak memberitahukan track record atau latar belakang perusahaan, tinggalkan saja dan cari broker lain untuk investasi.

8. Baca Review Tentang Broker Yang Akan Anda Pilih

Temukan berbagai pengalaman trader lain, selama mereka berinvestasi pada perusahaan broker tersebut. Anda juga bisa bertanya kepada teman atau siapa saja yang pernah berinvestasi disana. Namun, hal ini juga gampang-gampang susah, sebab kadang kala banyak kaki tangan broker ilegal tersebut berupaya menyampaikan positif compaign pada forum-forum independen untuk mengatur posisi mereka.

9. Bila Masih Ragu, Hubungi Investment Advisor Anda Sebelum berinvestasi

Lebih baik lagi bila anda menghubungi investment advisor anda sebelum berinvestasi. Jika masih ragu, hubungi orang-orang yang lebih berpengalaman mengenai trading forex. Bertanyalah kemanakah dana anda jika berinvestasi pada perusahaan broker yang hendak anda pilih.