Bisnis Kolam Pemancingan – Sederhana dan Mudah Dikelola

cara-membuka-usaha-kolam-pemancingan-ikan-yang-sukses-dan-untuk-besar-dengan-modal-kecil-1

Salah satu bisnis yang mulai banyak di lirik adalah Kolam pemancingan. Meski sederhana tetapi bisnis ini ternyata cukup menguntungkan. Sebab, bagi mereka yang hobi, pergi memancing ke kolam pemancingan menjadi hiburan yang mengasikkan dan katanya sih bisa menghilang stres. Apalagi di hari-hari libur, hmm laris manis!.

Jika dilihat dari peluangnya, usaha kolam pemancingan bisa menjadi usaha yang memberikan keuntungan yang cukup lumayan. Selain itu, konsep bisnis ini sederhana, mudah di kelola, tidak perlu memiliki keahlian tertentu, dan terpenting persaingannya tidak ketat. Pasalnya saat ini, kolam pemancingan masih jarang ditemui di kota-kota besar.

Pertimbangan utama, kenapa memilih bisnis kolam pemancingan ini adalah omsetnya yang berlipat gkamu. Coba perhatikan, pebisnis jasa pemancingan tidak hanya menyediakan tempat untuk memancing saja, tetapi mereka juga menawarkan makanan dan minuman, peralatan untuk memancing, bahkan membuka warung makan ikan panggang. Waw, itung tuh, berapa omsetnya.

Mengapa bisnis kolam pemancingan?

Bisnis pemancingan termasuk bidang usaha yang pengelolaannya mudah. Modal usaha yang di keluarkan pun juga tidak terlalu tinggi.

Sementara, risiko usahanya relatif kecil lantaran biaya operasional yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Biaya yang paling besar adalah makanan ikan dan perawatan kebersihan kolam. Selain itu, walau tanpa pengunjung pun, kamu tetap bisa mendapat penghasilan dengan cara menjual ikan.

Selain membuat Usaha kolam pemancingan, di tempat yang sama kamu juga bisa membuka usaha lain seperti membuka warung makan, menjual peralatan untuk memancing, jualan makanan dan minuman, dan masih banyak lagi.

Pada saat ini, orang-orang yang hobi memancing tidak sedikit, Apalagi di kota-kota besar yang saat ini kekurangan hiburan. Bahkan sebagian mereka ada yang rela jauh-jauh keluar kota hanya untuk memenuhi keinginan memancingnya. Selain itu, persaingan juga kecil, sebab bisnis ini masih belum dilirik oleh banyak orang, sehingga masih jarang ditemui.

Sekalipun bisnis ini berawal dari hobi yang spesifik, tetap saja usaha kolam pemancingan punya pangsa pasar yang jelas, yaitu mereka yang hobi memancing. Jumlah mereka tidak sedikit. Sehingga tidak perlu lagi harus memikirkan siapa target, dan bagaimana cara promosi usaha.

Setiap bisnis tentu memiliki risiko atau kendala, begitu pula dengan bisnis ini, berikut diantaranya:

Pertama, pada musim-musim tertentu ikan banyak yang mati lantaran perubahan musik atau karena penyakit tertentu. Untuk mengatasinya, jagalah selalu kebersihan kolam, perhatikan kebersihan air kolam, Dan Meminta bantuan Ahli untuk menangani masalah penyakit ikan.

Masalah persaingan dengan pebisnis serupa juga bisa menjadi risiko, jika bukan sekarang, mungkin nanti di masa depan. Saat sekarang hal ini masih jarang terjadi, sebab usaha ini masih sedikit. Namun, mungkin berbeda di kota kamu yang terdapat banyak usaha kolam pemancingan ikan. Nah, untuk menyikapi hal ini, Kamu perlu berusaha untuk memberikan sesuatu yang berbeda sebagai ciri khas usaha kolam pemancingan kamu.

Selaintiu, kadang-kadang pada bulan-bulan tertentu bisa mengalami masa sepi pengunjung. Tetapi tidak perlu kwatir, Kamu masih bisa jualan ikan, atau mensiasatinya dengan membuat program lain, seperti hiburan musik.

Bagaimana?, kamu tertarik?. Jika iya, berikut beberapa saran untuk sebelum mulai beroperasi:

Langkah pertama adalah mencari lokasi usaha. Pertimbangan menentukan lokasi usaha antara lain, kemudahan untuk menjangkau lokasi, akses jalan yang baik, Jauh dari keramaian dan bising tetapi Jauh dari bencana banjir dan jauh dari kejahatan kriminal. Usahakan tempat yang dipilih juga tidak terlalu mencekam dan menakutkan.

Kamu bisa membangun kolam ikan yang memenuhi stkamur kolam ikan air tawar. Hal ini juga didukung oleh seberapa luas lahan untuk membuka usaha. Sekurang-kurangnya 3 kolam, sehingga kamu bisa membagi-baginya menjadi beberapa fungsi, seperti kolam pembibitan, kolam untuk membesarkan, dan kolam siap panen atau di pancing.

Jika kolam ikan sudah jadi, selanjutnya adalah pengadaan berbagai bibit ikan yang berkualitas. Mungkin bibit ikan yang lazim adalah ikan gurami, ikan bawal, ikan mas, ikan patin dan ikan lele. Kamu bisa membaca referensi lain untuk menemukan bibit ikan yang cocok. Hendaknya, usia ikan tersebut bervariasi, sehingga ketika kolam telah jadi, bisa langsung dibuka.

Berikutnya, kamu perlu mentapkan tarif yang pas. Dalam hal ini, ada dua jenis tarif yang lazim digunakan yaitu berdasarkan satuan berat dan Tarif harian. Jika tarif di dasarkan pada berat ikan, maka semakin banyak ikan yang didapatkan bayaran juga semakin besar. Namun, apabila mereka tidak mendapatkan ikan, maka tidak ada bayaran. Sedangkan untuk tarif perhari, pelanggan perlu membeli karcis masuk satu kali sehari. Keunggulan menggunakan tarif ini, meski tidak mendapatkan ikan, tetap ada bayaran. Sedangkan kelemahannya, meski mereka mendapatkan banyak, bayaran tetaplah sama yaitu Cuma saat membeli karcis masuk di awal.

Masing-masing jenis tarif mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa memikirkan mana yang paling efektif dan lebih menguntungkan.

Selain itu, coba juga bangun warung-warung untuk jualan makanan, jualan peralatan memancing, atau sebagainya. Jika kamu tidak sempat mengelolanya, bisa disewakan kepada orang lain. Selain itu, kamu juga bisa mencari karyawan untuk mengurusnya.

Lalu, mencari karyawan yang mau bekerja dengan sebaik-baiknya. Jika kamu membuka usaha bersama teman-teman kamu (patungan), mungkin ini tidak perlu dilakukan. Kamu dengan teman kamu hanya perlu membagi pekerjaan.

Setelah semua telah siap, sembari mulai beroperasi, lakukan juga promosi usaha kepada orang-orang yang ada di kota kamu. Promosi bisa dilakukan dengan menyebarkan selebaran, kertas print out, spanduk, koran, pamflet dan melalui mulut ke mulut.

Investasi Awal Usaha Kolam Pemancingan Ikan

Berikut perkiraan investasi awal dan biaya operasional yang akan dikeluarkan untuk membangun dan menjalankan bisnis kolam pemancingan tersebut. Selain itu, juga disajikan perkiraan jangka waktu balik modalnya.

Ingat, Ini hanyalah perkiraan kasar saja. Fakta yang akan anda temukan di lapangan mungkin sangat berbeda dengan perkiraannya. Semua perkiraan mulai dari biaya, modal, dan jangka waktu balik modal sangat relatif dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut diantaranya, Lokasi, Nilai Mata uang, Jumlah Pelanggan, dan sebagainya. Anda mungkin akan mendapatkan keuntungan lebih banyak atau lebih sedikit dari jumlah perkiraan tersebut.

Analisa Modal Awal

Renovasi Tempat usaha (1500 m2) Rp 30.000.000
Bibit Ikan (mas, mujair, patin, bawal, dlln) Rp 3.000.000
Alat Masak Rp 2.000.000
Alat Pancing Rp 1.000.000
Saung-Saungan Rp 500.000
Papan Nama & Promosi Awal Rp 1.000.000
Seragam Karyawan Rp 500.000
Total Modal Awal Rp 38.000.000

Biaya Operasional per Bulan

Gaji Karyawan (5 Orang) Rp 10.000.000
Keperluan Memasak (Bahan memasak) Rp 5.000.000
Bibit Ikan Rp 3.000.000
Perawatan, Kebersihan Rp 500.000
Listrik, Air, Dan lain-lain Rp 400.000
Sewa Lahan Rp 1.500.000
Total Biaya Operasional/Bulan Rp 24.400.000

Perkiraan Jangka Waktu Balik Modal

Perkiraan Omset/Bulan:
Perkiraan Laba:
@Rp 20.000 X  50 Orang X 30 Hari = Rp 30.000.000
Laba Jualan Makanan & Minuman:
@10.000 X 30 Paket X 30 Hari = Rp 9.000.000
Total Laba Kotor/Bulan:
Rp 30.000.000 + 9.000.000
Rp 39.000.000
Laba Bersih Perbulan:
Rp 39.000.000 – Rp 24.400.000
Rp 14.600.000
Jangka Waktu Balik Modal (BEP):
Rp 38.000.000 : Rp 14.600.000
2,6 Bulan atau
3 Bulan

Kesimpulan: Tips Sukses

Pertama, lokasi, kalau bisa pilih yang mudah di jangkau dan berada ditempat yang strategis. Sehingga memudahkan pelanggan untuk mendatangi tempat usaha.

Buatlah suasana kolam pemancingan menjadi menarik dan jagalah selalu kebersihan kolam. Tambahkan juga fasilitas lain seperti gazebo. Rancanglah tempat usaha yang asri dan alami, sehingga orang betah dan tertarik untuk kembali ke sana.

Faktor lain yang dapat menambah nilai lebih adalah kecepatan dalam melayani pelanggan, persediaan dan prasarana alat pemancingan. Selain itu, penting juga untuk membangun fasilitas seperti toilet dan tempat ibadah.

Jangan pernah membohongi pelanggan dengan cara menyediakan kolam pemancingan yang berisi sedikit ikan. Janga hanya berfokus pada keuntungan yang akan kamu dapatkan, tetapi fokus pada kepuasan pelanggan.

Dalam menentukan tarif, kamu juga perlu memperhatikan kualitas yang diberikan. Jika tarif tidak sesuai dengan kualitas pelayanan yang diberikan, mungkin pelanggan tidak mau lagi kembali ke kolam pemancingan kamu.

Selain untuk promosi, program lomba memancing juga bisa meningkatkan popularitas usaha kolam pemancingan kamu. Untuk membantu suksesnya program tersebut, kamu juga bisa mencari sponsor untuk program ini. Kamu tidak akan rugi, tetapi justri akan mendapatkan banyak keuntungan.

Kebanyakan orang mengatakan, memancing pada malam hari itu sesuatu yang lebih mengasikkan dari pada siang hari. Selain itu, siang hari adalah waktu untuk bekerja dan sekolah bagi pelajar serta mahasiswa yang kuliah. Nah, maka sebab itu, bukalah kolam pemancingan sampai malam hari, misalnya dari jam 9 pagi – jam 9 malam.

You may also like...