Bisnis Warung Kopi Untukmu Penikmat Kopi, Sambil Minum Dapat Untung

sukses-buka-usaha-warung-kopi-Coffee-Shop-9

Warung kopi merupakan bisnis minuman yang paling luwes, punya pelanggan tersendiri di setiap kelas yang ditawarkan. Jika dilihat dari konsep bisnis dan segmen pasar yang dituju, pelaku bisnis minuman kopi ini terkadang sengaja membangun beberapa warung kopi yang menyasar segmen pasar yang berbeda-beda, mulai dari kelas menengah atas dan menengah ke bawah. Terkadang mereka juga membangun bisnis di pusat-pusat perbelanjaan untuk kelas orang-orang berdasi.

Warung kopi memang lebih fleksibel. Mau di tempatkan dimana saja tetap bisa. Namun kebanyakan pelanggan lebih menyukai warung kopi yang membuat mereka bisa berbincang-bincang dengan nyaman, duduk santai, tidak bising, jauh dari polusi udara dan suara. Karena itu, kebanyakan pengusaha warung kopi lebih suka membangun usaha warung kopi di lokasi yang agak tersembunyi dan tenang. Namun sebaliknya, sebagian warung kopi kelas menengah atas berdiri di sekitar pusat-pusat keramaian. Sebab segmen pasar yang tuju merupakan pekerja kantor dan anak muda.

Apapun itu, yang pasti produk kopi tetap laku keras. Jadi bagi kamu penggemar kopi, kenapa tidak sekalian membangun bisnis minuman kegemaran tersebut. Bukankah itu juga merupakan sebuah hobi?. Sedangkan kita tahu bahwa segala pekerjaan jika dilakukan karena hobi, tidak ada rasa lelah melainkan kesenangan dan kepuasan yang akan didapat. Karena itu, jika kamu tertarik, berikut referensi untuk memulai usaha warung kopi tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan bisnis ini, yaitu:

Pertama, pasar sasarannya cuku luas. Kopi merupakan salah satu minuman yang paling populer di seluruh dunia. Hampir semua kalangan baik anak muda, dewasa, dan orang tua menyukai minuman kopi. Dengan demikian, bisa dikatakan kopi punya penggemar di semua segmen pasar yang dituju.

Selain itu, risiko usaha warung kopi terbilang rendah, sebab kopi tidak pernah basi ataupun rusak seperti kebanyakan makanan dan minuman lainnya. Kamu hanya perlu menyimpannya di tempat yang bersih, aman, tidak terkena panas dan udara terbuka, dan pastikan berada dalam wadah yang tertutup rapat.

Sedangkan, modal yang dikeluarkan untuk memulai warung kopi tidaklah terlalu besar. Konsep warung kopi dengan desain interior yang unik sudah cukup untuk memikat para pelanggan. Tidak perlu dengan bangunan permanen, melainkan dengan bambu atau bahan bangunan yang sederhana dan tidak mahal bahkan justru lebih menarik di mata pelanggan.

Masalah bahan baku tidak perlu kawatir, kamu bisa mendapatkannya dimana saja. Mulai dari biji mentah, siap sangrai, hingga kopi bubuk siap seduh dari berbagai daerah yang ada di nusantara ini terbilang mudah didapatkan. Misalnya kopi Jawa, kopi Aceh, kopi Toraja, kopi Lampung, Kopi bali, kopi rangkiang Minang dan masih banyak lagi macam-macam kopi daerah yang bisa kamu temukan di Nusantara ini. Tidak hanya di dalam negeri sendiri, tetapi kamu juga bisa mendatangkan bahan baku kopi tersebut dari luar negeri. Saat ini untuk mengimpor bahan baku kopi dari luar negeri tersebut tidaklah terlalu sulit.

Sementara dalam pengoperasiannya, warung kopi terbilang mudah dan sederhana. Mengelola dan menjalankan warung kopi kelas menengah ke bawah seperti tidak terlalu sulit. Kamu hanya perlu membuat sedikit kreasi pada kopi yang akan disajikan kepada pelanggan. Tapi akan berbeda jika itu adalah warung kopi kelas menengah atas. Sebab pelanggannya bukan lagi orang-orang yang sekedar ingin minum kopi, tetapi mereka juga menginginkan sesuatu yang istimewa. Mereka adalah orang-orang berdasi yang membutuhkan tempat untuk berbicara bisnis dengan rekan-rekannya.

Nah bagi kamu yang tertarik dengan bisnis kopi ini, berikut beberapa rekomendasi untukmu sebelum mulai beroperasi:

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat keputusan lokasi yang tepat. Perlu diingat bahwa hampir setengah kesuksesan bisnis warung kopi bergantung pada lokasi usaha yang kamu tentukan. Maka dari itu, prioritas utama anda saat memulai bisnis warung kopi adalah lokasi. Penentuan lokasi tersebut berhubungan dengan pangsa pasar yang anda tuju. Kriteria penentuan lokasi tersebut diantaranya lokasi padat penduduk, daerah perkantoran, pasar, di tepi jalan raya dan sebagainya.

Kamu juga jangan menganggap sepele masalah desain interior. Setelah lokasi usaha, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan desain interior yang unik dan menarik. Dalam hal ini kamu di tantang untuk menciptakan keunikan yang membedakan warung kopi yang kamu kelola dengan warung kopi lain. Salah satu keistimewaan warung kopi kamu terletak pada desain interior tersebut. Desain interior tersebut hendaknya terkesan unik, mewah dan menarik. Bukan berarti kamu harus mengeluarkan dana yang cukup besar, sebab terkadang desain interior yang tradisional justru lebih menjual dari pada yang lain.

Kemudian, tetapkan nama usaha yang paling menjual. Nama usaha tersebut hendaknya juga asik dan mudah diingat oleh konsumen. Perlu diingat, nama tidak bisa kamu anggap sebagai hal yang sepele, sebab nama mengandung filosofi, harapan, dan harga.

Selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk membangun usaha warung makan tersebut. Sarana dan prasarana tersebut diantaranya, Meja dan kursi, gelas, dan sebagainya.

Langkah selanjutnya temukan pemasok bahan kopi yang berkualitas dan mulailah bekerja sama dengan mereka untuk kemudahan dan keberlanjutan. Mengapa perlu bekerja sama?. Sebab kamu tidak hanya akan sekali membeli tetapi seterusnya. Beberapa kopi yang terkenal di Nusantara diantaranya kopi Jawa, kopi Aceh, kopi Toraja, kopi Lampung, Kopi bali, kopi rangkiang dan masih banyak lagi. Sebagai calon pelanggan tetap, kamu juga bisa meminta kepada mereka agar memberikan harga khusus.

Dalam operasinya, kamu butuh karyawan yang siap sedia untuk melayani pelangganmu. Maka rekrut beberapa orang yang memenuhi syarat. Karyawan tersebut hendak adalah orang-orang yang tidak hanya sekedar bisa membuat kopi. Semua orang pasti bisa membuat kopi, tetapi citarasa kopi yang disajikan akan berbeda-beda masing-masingnya. Maka dari itu, karyawan yang hendaknya kamu pilih tidak asal pilih. Lebih baik lagi bila karyawan yang akan dipilih sebagai pramusaji tersebut juga pecinta atau penggemar kopi sejati. Selain itu, kamu mungkin juga akan membutuhkan petugas kebersihan, petugas keamanan, tukang parkir dan manajer untuk mengurus dan mengelola bisnis warung kopi tersebut.

Terakhir, agar usaha warung kopimu lebih cepat dikenal orang, ada baiknya kamu melakukan promosi. Misalnya dengan mengiklankan usaha warung kopi tersebut di media sosial, website, koran, radio, majalah lokal, dan sebagainya. Jika memungkinkan pasanglah iklan di surat kabar yang paling terkemuka di kotamu.

Selain itu, kamu juga bisa menciptakan atau melibatkan diri dengan menjadi sponsorship event-event menarik dengan tujuan agar usaha kamu semakin dikenal oleh pelanggan. Kamu pun bisa mendapatkan keuntungan tambahan dari sana.

Investasi Awal Memulai Usaha Warung Kopi

Berikut perkiraan investasi awal dan biaya operasional yang akan dikeluarkan untuk membangun dan menjalankan bisnis Warung Kopi tersebut. Selain itu, juga disajikan perkiraan jangka waktu balik modalnya.

Ingat, Ini hanyalah perkiraan kasar saja. Fakta yang akan anda temukan di lapangan mungkin sangat berbeda dengan perkiraannya. Semua perkiraan mulai dari biaya, modal, dan jangka waktu balik modal sangat relatif dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut diantaranya, Lokasi, Nilai Mata uang, Jumlah Pelanggan, dan sebagainya. Anda mungkin akan mendapatkan keuntungan lebih banyak atau lebih sedikit dari jumlah perkiraan tersebut.

Investasi Awal

Renovasi Interior Rp 90.000.000
Peralatan dan Perlengkapan Rp 20.000.000
Daftar Menu Rp 500.000
Seragam Karyawan (12 Orang) Rp 1.000.000
Perizinan Rp 1.000.000
Plang Nama Rp 400.000
Instalasi Internet (Wi-Fi Hotspot) Rp 3.500.000
Home Theater (Musik) Rp 1.500.000
Promosi Rp 1.500.000
Total Investasi Awal Rp 118.400.000

Biaya Operasional Per Bulan

Bahan Baku Kopi dan Makanan Ringan Rp 20.000.000
Sewa Tempat Rp 2.500.000
Gaji Karyawan (12 Orang) Rp 12.000.000
Langganan Internet (Wi-Fi) Rp 500.000
Biaya Overhead (Listrik, Telepon, Air, dlln) Rp 2.000.000
Total Biaya Operasional/Bulan Rp 37.000.000

Perkiraan Jangka Waktu Balik Modal

Minuman Kopi:

Rp 12.000 X 90 X 30 hari = Rp 32.400.000

Makanan Ringan:

Rp 15.000 X 60 X 30 hari = Rp 27.600.000

 

 

 

Rp 60.000.000

Laba/Bulan:

Rp 60.000.000 – Rp 37.000.000

 

Rp 23.000.000

Jangka Waktu Balik Modal:

Rp 118.400.000 :  Rp 23.000.000

5,2 Bulan atau

5-6 Bulan

Kesimpulan: Tips Sukses

Hampir 50% kesuksesan bisnis warung kopi bergantung kepada lokasi. Maka, ketika hendak memulai membangun usaha warung kopi, kamu perlu memilih lokasi usaha yang paling strategis. Kriteria lokasi usaha tersebut, misalnya, berada di daerah padat penduduk, dekat perkantoran, tepi jalan raya, pasar, dekat kampus dan sebagainya. Selain itu, penetapan lokasi usahatersebut juga perlu mempertimbangkan segmen pasar yang akan dituju.

Kemudian masalah citarasa kopi yang ditawarkan juga sangat penting. Ingat, kunci sukses seluruh bisnis makanan dan minuman terletak pada kualitas dan citarasanya, termasuk bisnis warung kopi. Oleh karena itu, setelah lokasi, prioritaskan kualitas dan citarasa kopi yang kamu sajikan kepada pelangganmu. Pastikan bahan baku yang kamu gunakan adalah bahan baku yang berkualitas tinggi, harum, dan enak.

Setiap pelanggan memiliki selera yang berbeda-beda, itu harus kamu pahami sebagai pengusaha. Maka, tawarkan menu minuman kopi yang beragam kepada pelangganmu. Di Nusantara sendiri ada banyak jenis kopi dengan rasa yang berbeda-beda pula, misalnya kopi Jawa, kopi Aceh, kopi Toraja, kopi Lampung, Kopi bali, kopi rangkiang dan masih banyak lagi. Untuk sekarang ini, tidaklah sulit menemukan semua bahan kopi tersebut.

Segmen pasar utama harus jelas, apakah kelas menengah ke atas atau menengah ke bawah, kelas pinggir jalan atau kelas orang berdasi. Hal ini mempengaruhi fasilitas diberikan dan harga yang harus kamu tawarkan kepada pelanggan.

Kemudian sarana dan prasarana yang baik, ini juga penting. Umumnya pelanggan warung kopi singgah bukan hanya untuk sekedar untuk minum kopi tetapi juga untuk hal lain, misalnya berbicara tentang kerja, bisnis, tugas dan hal lain dengan rekan atau teman-temannya. Hal ini biasa terkadang tidak hanya beberapa menit tetapi bisa dalam hitungan jam. Maka dari itu, sediakan fasilitas yang nyaman, mulai dari meja, tempat duduk, dan sebagainya.

Selain itu, dalam menetapkan harga kamu perlu melakukan menyesuaikan harga jual dengan kualitas kopi dan fasilitas di tempat usahamu. Selain itu kamu juga perlu melakukan survei ke tempat usaha warung kopi lain di sekitar lokasi usahamu. Sebab harga bagi pelanggan adalah masalah yang penting, pantas ataukah tidak pantas.

Jika memungkinkan tawarkan juga fasilitas pendukung kepada pelanggan. Terkadang pelanggan berkunjung ke warung kopi bukan untuk minum kopi sebagai tujuan utama. Terkadang mereka berkunjung juga untuk mendapatkan fasilitas Wi-Fi gratis, bermain musik atau mendengarkan musik bersama teman atau rekan kerja, tempat pertemuan, dan sebagainya. Maka dari itu, jangan hanya menjual kopi, tetapi juga menjual jasa dan fasilitas.

By the way, kalau kamu kesulitan untuk membangun usaha ini secara mendari, tidak perlu kawatir karena saat ini ada banyak peluang usaha warung kopi yang menawarkan bentuk kerja sama baik itu berupa waralaba juga Join Venture. Namun, tentu saja kamu terpaksa mengikuti aturan-aturan yang diberlakukan oleh organisasi waralaba tersebut.

You may also like...