Bisnis Warnet, Masih Menguntungkan? Asal Cara Mengelolanya Tepat

Bisnis Warnet: Target Pasar Sangat Luas

Hadirnya internet telah memudahkan setiap orang untuk mengakses berbagai informasi dari seluruh penjuru dunia. Dengan internet, aktivitas setiap orang seolah-olah tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Hingga saat ini, konsumsi internet bagi kebanyakan orang telah menjadi sebuah pola perilaku dan kebutuhan sehari-hari. Terutama mahasiswa dan pelajar, dimana mereka selalu berhubungan dengan internet untuk mencari referensi studi mereka. Fenomena inilah yang dimanfaatkan oleh sebagian pengusaha warnet untuk mengeruk keuntungan dari usaha warnet mereka. Mereka menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan siapa saja untuk mengakses internet dengan tarif yang cenderung semakin kecil.

Jika dijalankan dengan baik, keuntungan yang didapatkan dari usaha warnet atau warung internet ini tidak bisa pandang sebelah mata. Pasalnya, pengguna internet yang semakin hari semakin banyak. Mereka lebih memilih pergi warnet untuk mendownload sesuatu daripada mengaksesnya sendiri dari rumah. Hal ini disebabkan karena seberapa pun kuota yang dihabiskan dan seberapa pun banyak mereka mendownload, tarif yang diberlakukan tetap sama.

Target pasar usaha warnet sangat luas, sebab hampir semua kalangan membutuhkan internet. Apalagi dengan tarif yang lebih kecil jika dibandingkan dengan mengakses internet untuk download sesuatu dari rumah. Usaha warnet juga tidak perlu melakukan promosi yang berlebihan untuk menarik pengunjung. Pemilik warnet hanya perlu membuat tempat usahanya menjadi senyaman mungkin. Sebab kenyamanan adalah alasan utama para pengguna internet betah berlama-lama di warnet tersebut.

Dulu pebisnis warnet menganggapnya sepele, sekarang sudah tidak bisa lagi, Jadi berikan perhatian khusus untuk beberapa hal berikut:

Pertama, masalah kecepatan akses internet. Perlu diingat, alasan pengguna internet memilih warnet adalah karena kecepatan akses internet di warnet tersebut. Mereka rela pergi jauh dari rumah hanya untuk mendapatkan akses internet yang lebih cepat. Maka dari itu, pastikanlah bahwa akses internet di warnetmu memiliki kecepatan yang tinggi.

Lihat saja betapa banyaknya keluhan pengguna internet tentang kecepatan akses internet di indonesia. Nah jika kecepatan akses internet di warnetmu tinggi, bukan hal tidak mungkin jika warnet kamu adalah solusi bagi mereka.

Kamu juga perlu memilih komputer dengan perlengkapannya yang bagus dan berkualitas. Pelanggan warnet juga sangat sering terdengar mengeluhkan masalah ini. Misalnya, keyboard yang macet, layar monitor yang kurang bagus, headset yang rusak, dan sebagainya. Maka perhatikanlah kualitas komputer beserta perlengkapannya.

Kemudian, kelengkapan fasilitas. Ini juga merupakan salah satu pertimbangan penting bagi pelanggan. Kelengkapan tersebut diantaranya parkir yang luas dan gratis, webcam, card reader, bluetooth, kabel data dan sebagainya.

Fasilitas pendukung lainnya yang juga perlu diperhatikan adalah tempat duduk yang nyaman, meja yang nyaman, serta fasilitas AC atau kipas angin.

Lalu masalah kebersihan. Mereka akan merasa nyaman jika warnet tersebut bersih dan enak dipandang mata. Selain itu, tempat yang bersih juga bisa membuat mereka betah berlama-lama di dalam ruangan tertutup tersebut.

Sementara untuk tarif, sebenarnya ini dipengaruhi oleh masalah kecepatan akses internet. Para penggila internet akan rela mengeluarkan banyak uang demi asalkan mereka mendapatkan akses internet yang super cepat. Maka kamu perlu mengukur kecepatan akses internet dan fasilitas di warnetmu, lalu membandingkannya dengan warnet lain. Setelah itu, barulah menentukan tarif yang sesuai.

Jika akses internet di warnet kamu berukuran standar, maka kamu perlu memasang tarif yang standar pula. Jangan sampai dengan kecepatan akses yang standar tetapi tarifnya begitu tinggi. Jika dilakukan jangan harap pelanggan kamu akan kembali lagi.

Selanjutnya, masalah pelayanan yang kamu dan karyawanmu berikan kepada pelanggan. Ingat, usahamu bergerak dibagian jasa dan layanan. Ini jelas akan mempengaruhi minat pelanggan untuk berkunjung ke warnetmu. Maka dari itu, berikan pelayanan yang ramah terhadap pelanggan agar mereka betah dan tetap kembali mengunjungi warnet tersebut.

Dalam mengelola usaha warnet, diperlukan manajemen yang baik agar usaha tetap berkelanjutan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah pemakaian dan tujuan pengguna. Kamu perlu mengatur antara pengguna yang hanya ingin mengakses internet dengan pengguna yang ingin bermain games. Pengguna yang hanya ingin bermain games, mungkin akan membuat perangkat komputer menjadi lebih cepat rusak. Nah, sediakanlah perangkat komputer yang khusus dengan tarif yang khusus juga untuk mereka. Jika tidak, kamu bisa memberitahukan di awal bahwa warnet kamu tidak menerima penggunaan untuk bermain games.

Bagi kamu yang berencana membangun bisnis warnet, ini poin-poin utama yang perlu kamu pertimbangkan:

Pertama, persaingan yang ketat. Karena itu kamu perlu lebih unggul dari pesaingmu. Kamu perlu menyediakan fasilitas yang lebih baik dan pelayanan yang lebih ramah. Selain itu, yang juga sangat menentukan adalah masalah kecepatan akses internet. Maka kamu perlu memperhatikan kecepatan akses internet yang lebih tinggi.

Hal lain yang bisa dilakukan agar menjadi lebih unggul adalah pemberian diskon atau bonus waktu, Misalnya dengan menyediakan paket dalam hitungan jam. Sehingga warnet kamu lebih menarik minat pengunjung dari pada warnet lainnya.

Saat ini WiFi gratis dan berbayar sudah ada dimana-mana. Misalnya saja warung makan, mereka selain menjual makanan dan minuman juga menyediakan WiFi gratis agar menarik minat pelanggan yang lebih banyak. Pengguna internet bahkan betah berlama-lama disana hanya untuk mendapatkan fasilitas tersebut. Meskipun ini bertolak belakang dengan gengsi dan masalah kecepatan akses internet.

Untuk mengatasinya, kamu perlu menawarkan kecepatan akses internet yang tinggi, fasilitas yang lengkap, pelayanan baik, dan juga kualitasnya. Dengan memenuhi syarat tersebut, warnetmu menjadi lebih berkelas dan bergengsi. Sehingga konsumen rela membayar mahal untuk mengakses internet melalui warnet kamu.

Kemudian risiko razia dan pornografi. Kamu tentu pernah mendengar warnet yang terjaring oleh razia software bajakan atau razia materi pornografi oleh aparat yang berwajib. Untuk menghindari kejadian ini, kamu perlu menggunakan software yang asli dan melakukan pembersihan setiap hari semua materi yang berbau pornografi yang tinggalkan oleh konsumen.

Biasanya, butuh waktu setidaknya 5 bulan untuk mendapatkan banyak pelanggan, atau katakanlah selama itu kamu tidak memiliki penghasilan yang memadai. Untuk mengatasinya, sediakanlah dana operasional yang cukup agar usaha tetap berjalan. Selain itu, kamu juga melakukan promosi besar-besaran agar usaha warnet berkembang dengan cepat. Sehingga laba usaha juga meningkat dengan cepat.

Jika kamu tertarik menggeluti bisnis warnet, Berikut beberapa saran untuk kamu:

Langkah pertama dalam membuka usaha warnet adalah memilih lokasi usaha yang strategis. Lokasi yang dipilih hendaknya berada di daerah yang padat penduduk. Selain itu, kamu juga perlu memikirkan segmen pasar yang akan dituju, sehingga semakin mudah untuk mendapatkan pengunjung potensial.

Jika tidak mau membangunnya secara mandiri, kamu bisa menjalankan bisnis warnet mulai dari nol atau bisa juga ikut program waralaba. Jika memilih ikut program waralaba, kamu tidak perlu lagi pusing-pusing dalam persiapan usaha, sebab semua hal sudah diurus oleh pihak franchisor.

Kemudian, kamu perlu memilih distributor peralatan dan perlengkap yang berkualitas. Terutama untuk perangkat komputer dan aksesorisnya, baik untuk user dan juga server (host). Sesuaikan dengan dana yang kamu miliki.

Jangan lupa juga untuk mengurus izin usaha. Ini demi mendapatkan status usaha yang legal. Sehingga nanti jika usahamu tersandung masalah, posisimu lebih kuat dimata hukum. Selain itu, sebaiknya kamu juga memiliki SIUP/NPWP.

Jika usahamu cukup besar, kamu perlu merekrut beberapa karyawan yang jago. Mereka hendaknya mampu menguasai bidangnya masing-masing seperti operator, cleaning service, dan teknisi. Yang terpenting itu adalah karyawan yang memiliki kemampuan tentang teknisi komputer, sehingga apabila terjadi masalah bisa diatasi dengan cepat.

Kamu juga perlu menyiapkan dana cadangan atau dana tambahan. Biasanya diawal buka usaha warnet tersebut pelanggan yang datang masih sedikit-sedikit. Dengan kata lain warnet masih tergolong sepi pengunjung. Karena itu kamu perlu menyiapkan dana tambahan untuk biaya operasional serta gaji karyawan.

Jika mau, lakukan promosi agar usahamu lebih cepat berkembang. Promosi ini bisa dilakukan dengan cara menyebarkan brosur di tempat-tempat umum diseluruh penjuru kota. Sehingga usaha warnet kamu bisa diketahui oleh banyak orang. Biasanya, pengguna internet rela pergi jauh hanya untuk mendapatkan akses internet yang cepat. Maka dari itu, jika warnet tersebut mampu untuk memenuhi kecepatan akses internet yang mereka inginkan, jangan ragu-ragu untuk menyampaikannya kepada mereka.

Sebagai pemilik warnet, kamu juga perlu mempelajari berbagai hal tentang komputer dan teknis reparasinya. Sehingga, jika terjadi masalah kamu tidak perlu lagi memanggil teknisi khusus untuk mengatasinya. Tetapi, hal ini bisa diatasi jika karyawan yang kamu pilih jago dalam bidang tersebut.

Perkiraan Modal Awal Membuka Usaha Warnet

Berikut perkiraan investasi awal dan biaya operasional yang akan dikeluarkan untuk membangun dan menjalankan Usaha Warnet tersebut. Selain itu, juga disajikan perkiraan jangka waktu balik modalnya.

Ingat, Ini hanyalah perkiraan kasar saja. Fakta yang akan anda temukan di lapangan mungkin sangat berbeda dengan perkiraannya. Semua perkiraan mulai dari biaya, modal, dan jangka waktu balik modal sangat relatif dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut diantaranya, Lokasi, Nilai Mata uang, Jumlah Pelanggan, dan sebagainya. Anda mungkin akan mendapatkan keuntungan lebih banyak atau lebih sedikit dari jumlah perkiraan tersebut.

Investasi Awal Usaha

Sewa Tempat, Renovasi, Sekat dan Etalase Rp 30.000.000
Meja dan Kursi client (30 pasang) Rp 10.000.000
Computer Billing/Server Warnet (paket lengkap) Rp 6.000.000
Software Original (paket lengkap) Rp 5.000.000
Setup Koneksi Warnet Rp 2.000.000
Printer client Rp 2.000.000
Computer Client (30 buah) Rp 45.000.000
Meja dan Kursi kasir (1 unit) Rp 500.000
Printer billing Rp 2.000.000
Scanner Rp 1.000.000
LAN/Instalasi Rp 5.000.000
WAN/Modem Rp 5.000.000
Interior-AC-Cat Rp 9.000.000
Perizinan Rp 1.000.000
Seragam karyawan (4 orang) Rp 500.000
Plang Nama Rp 300.000
Promosi Rp 700.000
Total Modal Awal Rp 125.000.000

Biaya Operasional per Bulan

Gaji Karyawan (4 orang) Rp 8.000.000
Biaya overheads (listrik, telephone, air) Rp 2.000.000
Biaya koneksi/Bandwitch (ADSL Unlimited Warnet) Rp 4.000.000
Maintenance Rp 1.500.000
Total biaya operasional/Bulan Rp 15.500.000

Perkiraan Jangka Waktu Balik Modal

Perkiraan Omset/Bulan:

Harga Regular:

@ Rp 4.000 X 16 jam X 25 unit X 30 hari

= Rp 48.000.000

Paket perjam:

@ Rp 3.000 X 10 jam X 15 unit X 30 hari

= Rp 16.200.000

Total omset/bulan:

Rp 48.000.000 + Rp 13.500.000

 

 

 

 

 

 

 

 

Rp 61.500.000

Laba/bulan:

Rp 61.500.000 – Rp 15.500.000

 

Rp 46.000.000

Jangka waktu balik modal:

Rp 125.000.000 : Rp 46.000.000

2,7 bulan atau

2-3 bulan

Kesimpulan: Tips memaksimalkan Omset

Untuk memaksimalkan pendapatan usaha warnet, pemilik bisa menjual makanan dan minuman, menerima jasa print, download file, multi-player game, penjualan aksesoris komputer, dan sebagainya. Ini terbukti membantu meningkatkan pendapatan usaha warnet tersebut.

You may also like...