Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS


Uji Sampel Berhubungan Friedman – Uji n sampel berhubungan pada dasarnya sama dengan uji 2 sampel berhubungan. Perbedaannya, uji sampel berhubungan diterapkan pada objek yang mendapat perlakuan lebih dari dua kali. Uji sampel berhubungan merupakan salah satu uji nonparametrik dalam ilmu statistik, yang sering digunakan untuk uji ini adalah uji friedman. Selain uji friedman, uji statistik nonparametrik lain yang juga bisa digunakan adalah uji konkordansi kendall dan uji conchran. Pada bagian ini kita akan membahas tentang uji friedman dengan menggunakan program SPSS statistik. Berikut langkah kerjanya.

1. Menyiapkan Data

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah data yang akan di uji dengan menggunakan SPSS. Untuk latihan kali ini, kita akan menggunakan contoh data sebagai berikut.

*Sebuah toko ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan jumlah produk yang dihasilkan oleh karyawannya, jika di iringi dengan musik. Musik yang dimainkan yaitu, gamelan, klasik, jaz, dan rock. Setelah dilakukan berikut hasil yang diperoleh.

Nama
Gamelan
Klasik
Jazz
Rock
Susi
100
90
170
110
Linda
200
150
140
140
Mela
140
130
120
130
Fandi
130
170
130
120
Ridho
120
180
150
160

2. Mendefinisikan Variabel

Sekarang jalankan program SPSS statistik, Lalu buka Sheet baru, dan pindah ke sheet ‘variabel view’.
Pada baris pertama, isi dengan ‘nama’, pada bagian type, klik kolom hingga muncul gambar seperti dibawah ini dan rubah ke ‘string’. Lalu Ok.
cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman

Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

 Pada baris kedua sampai empat, isi dengan nama masing-masing karyawan yang ada pada data diatas. Berikut tampilan akhirnya.

cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman 2 Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

3. Input Data

Dari sheet ‘variabel view’, sekarang baralihlah ke sheet ‘data view’. Silahkan isikan semua data yang telah disiapkan tadi ke dalam masing-masing kolom. Berikut hasil input data tersebut.
cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman 3

Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

 4. Menguji Data Dengan Uji Friedman

Pada bagian menubar, pilih analyze, lalu arahkan ke Nonparametrik Test, Setelah itu pilih Legacy Dialogs, Terakhir Klik K Related Samples. Perhatikan gambar dibawah ini.
cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman 4

Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

 Setelah itu akan muncul jendela seperti gambar dibawah ini.

cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman 5

Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

Pindahkan semua variabel ke bagian Test Variables. Pada bagian test type,centang Friedman. Sehingga tampilan akhirnya akan menjadi seperti gambar dibawah ini.

cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman 6 Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

Terakhir klik Ok.

5. Memindahkan Output Data

Setelah langkah-langkah diatas dilakukan dengan benar, maka output data akan keluar pada jendela baru. Berikut contoh output data tersebut.

cara uji lebih dari 2 sampel berhubungan dalam statistik nonparametrik uji friedman 7 Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS – kabarito.com

Selanjutnya adalah memindahkannya ke lembar kerja di MS-Word. Silahkan klik kanan pada tambel, lalu Klik copy, terakhir tempelkan pada lembar kerja di MS-Word.

6. Menganalisis Output

Setelah output tersebut disalin ke lembar kerja di MS-Word, maka barulah kita menganalisisnya. Hasil analisis output tersebut dapat menjadi sebuah informasi yang berguna dan bermanfaat untuk keperluan tertentu seperti bahan pertimbangan pengambilan keputusan atau sebagai informasi. Contoh analisis ini akan dibahas pada halaman berikutnya.

Daftar Tutorial SPSS [Bahasa Indonesia]

SPSS dalam bahasa umumnya dapat dikatakan sebagai program komputer (software) yang digunakan untuk mengolah data statistik. Hingga saat ini, SPSS masih dipercaya mampu membantu pelajar, mahasiswa, dan juga pengguna lain untuk mengolah data-data statistik. Kalau dilihat dari sejarahnya, SPSS ini pertama kali dibuat pada tahun 1968 . Pada saat itu, SPSS tersebut digunakan pada komputer mainframe. Namun karena perkembangan demi perkembangan yang terus terjadi, akhirnya pada tahun 1992, SPSS versi windows diciptakan …Selengkapnya

  1. Sejarah dan Interview SPSS
  2. Berbagai Fungsi Menu SPSS
  3. Penjelasan Sheet Variabel View Di SPSS Data Editor
  4. Latihan Input Data Statistik Di SPSS Data Editor
  5. Olah Data Statistik Deskriptif Menggunakan SPSS
  6. Uji Hipotesis One Sample T Test Dengan SPSS
  7. Uji Hipotesis Independent Sample T Test Dengan SPSS
  8. Uji Hipotesis Paired Sample T Test Dengan SPSS
  9. Uji Hipotesis One Way ANOVA Dengan SPSS
  10. Uji Regresi Linear Sederhana Dengan SPSS
  11. Uji Regresi Linear Berganda Dengan SPSS
  12. Uji 1 Sampel Binomial Dengan SPSS
  13. Uji 1 Sampel Chi Square Dengan SPSS Statistik
  14. Uji 2 Sampel Mann Whitney Dengan SPSS Statistik
  15. Uji 2 Sampel Berpasangan Wilcoxon Dengan SPSS
  16. Uji Lebih Dari 2 Sampel Bebas Kruskal Wallis Dengan SPSS
  17. Uji Lebih Dari 2 Sampel Berhubungan Friedman Dengan SPSS
  18. Menghitung Korelasi Bivariate Dengan SPSS
  19. Menghitung Korelasi Parsial Dengan SPSS
  20. Penjelasan Uji Asumsi Klasik Dalam Statistik
  21. Uji Multikolinearitas Menggunakan SPSS
  22. Uji Heteroskedastisitas Menggunakan SPSS
  23. Uji Autokorelasi Menggunakan SPSS
  24. Uji Normalitas Data Menggunakan SPSS
  25. Uji Reliabilitas Menggunakan SPSS
  26. Uji Validitas Dengan Menggunakan SPSS

Mungkin Anda juga menyukai

What do you think?