Bisnis Laundry! Cocok Untuk Ibu Rumah Tangga di Daerah Kota





Usaha Laundry memang menjanjikan, karena aktivitas kerja dan kesibukan lain seperti pekerja kantor atau mahasiswa yang kuliah di daerah perkotaan membuat sebagian mereka tak lagi punya waktu dan malas untuk mencuci pakaiannya sendiri. Mereka lebih suka menyerahkan soal cuci mencuci kepada jasa laundry disekitar tempat tinggalnya. Bahkan sebagian dari mereka juga ada yang hanya untuk mengantarkannya saja tidak ada waktu atau malas. Akhirnya mereka meminta penyedia jasa laundry untuk menjemput pakaian tersebut. Ini juga karena jasa laundry tersebut menerima jasa antar jemput.

Berdasarkan semua itu, tidak salah jika usaha laundry semakin berkembang di daerah perkotaan. Hingga sekarang telah banyak penyedia jasa laundry yang bisa kamu temukan disekitar tempat tinggalmu. Selain tidak membutuhkan keahlian yang terlalu khusus, peluang jasa laundry juga bagus untuk mengeruk banyak keuntungan.

Mengapa bisnis laundry?

Pertama, prospek dimasa depan sangat bagus. Sama dengan bisnis makanan dan pakaian, yang tidak akan ada matinya. Tetapi justru semakin lama semakin berkembang. Hal ini karena begitu banyak pekerjaan yang menuntut mobilitas tinggi, membuat orang akan mencari sesuatu yang serba praktis termasuk soal mencuci baju. Karena itulah bisnis laundry ini semakin lama semakin dibutuhkan banyak orang.

Selain itu bisnis laundry juga mudah untuk ditiru dan dijalankan siapa saja walaupun tanpa konsep bisnis yang kuat. Hanya saja untuk mendirikan bisnis laundry yang terus berkembang dan besar, dibutuhkan manajemen yang lebih profesional.

Setiap bisnis pasti memiliki kendala, walaupun bisnis yang kecil sekalipun, termasuk laundry. Ini dia kendala yang mungkin kamu hadapi jika memilih usaha laundry tersebut:

Saat sekarang persaingan dalam bisnis ini semakin ketat. Sebab semakin lama, semakin banyak usaha laundry yang bermunculan. Maka dari itu, kamu dituntut untuk berani memberikan pelayanan yang lebih baik dari segi kualitas, berani untuk bersaing harga, dan juga masalah kecepatan operasional.

Modal awal atau investasi awal untuk membangun usaha ini cukup besar. Apalagi jika benar-benar memulainya dari no, harus membangun gedung, dan memberi perlengkapan. Namun jika tempat dan gedung telah ada, mungkin modal awalnya tidak akan terlalu besar. Walau begitu, kamu tidak harus membeli tempat dan perlengkapan usaha secara tunai.

Nah, jika kamu memang tertarik dengan bisnis laundry, berikut saran untukmu sebelum beroperasi:

Carilah lokasi yang tepat untuk membuka usaha ini. Pemilihan lokasi juga sangat berpengaruh pada keberhasilan usaha laundry. Selain itu pemilihan lokasi juga dapat didasarkan pada segmen pasar yang akan dituju. Misalnya, jika kamu ingin menyasar ke kalangan mahasiswa yang terkenal malas dan berpeluang besar untuk mendapatkan keuntungan dari sana, maka pilihlah lokasi disekitar kos-kosan mereka.

Jika kamu baru membangun usaha, maka kamu perlu memikirkan tentang bagaimana desain interior yang paling bagus untuk usaha laundry. Setelah itu kamu perlu mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk keperluan operasional usaha. Terutama adalah mesin cuci, setrika, keranjang cucian, ember, hanger, pengharum baju, dan sebagainya.

Selanjutnya adalah menguji kelayakan kualitas. Disini perlu dipikirkan keunikan tertentu yang membuat laundry tersebut berbeda dari laundry yang lain. Untuk itu diperlukan eksperimen.

Kemudian, tetapkan tarif yang cocok. Untuk menentukan tarif ini, tidak terlepas dari tarif dari laundry-laundry lain disekitar. Selain itu, kualitas juga perlu dipertimbangan dalam menentukan tarif. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah perkiraan biaya operasional dan modal yang dikeluarkan.

Selanjutnya adalah menentukan nama yang tepat dan menjual untuk usaha laundry tersebut. Dalam hal ini ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu Nama Usaha dan deskripsi nama usaha. Untuk Nama usaha, bisa menggunakan nama pemilik, misalnya ‘Laundry pak jono’. Sedangkan untuk pendeskripsian nama usah tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperimbangkan dalam menentukan deskripsi merek tersebut, yaitu segmen yang dituju, tarif, kualitas laundry, pelayanan, dan sebagainya. Misalnya segmen yang dituju adalah mahasiswa, maka nama yang mungkin cocok adalah ‘Laundry mahasiswa’.

Jika tarif dari laundry tersebut sedikit lebih murah dari laundry lain, bisa ditambahkan menjadi ‘laundry mahasiswa murah’. Selanjutnya jika jika laundry tersebut berkualitas dan diyakini akan pelayanan yang bagus, maka deskripsi nama usaha akan menjadi ‘laundry mahasiswa murah, berkualitas dan ramah’. Jika kamu sanggup melayani pelanggan dengan cepat kamu juga bisa menambahkan kata ‘cepat’ dalam pendeskripsian nama usaha tersebut. Sehingga dapat membentuk mindset bahwa ‘Laundry pak jono adalah laundry untuk mahasiswa yang murah, ramah, cepat dan berkualitas’.

Setelah tempat usaha laundry sudah dapat dan sudah siap menerima orderan, iringi juga dengan promosi. Promosi bisa dilakukan dengan melalui mulut ke mulut, brosur, iklan di koran, dan sebagainya.

Beberapa tahun terakhir, bisnis laundry memang banyak sekali bermunculan. Jika dahulu bisnis ini hanya menyasar ke pasar menengah atas, sekarang bisnis laundry ini telah menyasar ke menengah bawah. Akibatnya persaingan menjadi semakin ketat.

Agar usaha laundry tersebut lebih unggul dari laundry yang lain, diperlukan strategi dan cara yang tepat untuk menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya. Sehingga laba usaha yang akan didapatkan juga semakin besar.

Dalam masalah pemasaran tersebut tidaklah dibutuhkan biaya yang besar. Kamu hanya perlu melakukan beberapa hal berikut:

Pertama, coba pasang plang nama berukuran besar di tempat laundry beroperasi. Usahakan plang merek tersebut terlihat jelas, singkat dan padat. Sehingga, calon pelanggan mudah untuk membacanya. Lalu mereka tertarik untuk menggunakan jasa laundry kamu.

Penting juga untuk membuat spanduk yang berukuran besar lalu isi dengan informasi seputar tarif laundry per kilo. Jangan lupa untuk menambahkan apa yang akan mereka dapatkan jika menggunakan jasa kamu.

Kemudian, buat nama usaha, logo beserta alamat lengkap tempat usaha, lalu print out sebanyak mungkin. Setelah itu sebarkan kepada calon pelanggan kamu.

Jika kamu memesan plastik kemasan untuk membungkus pakaian yang telah dicuci, jangan lupa untuk menambahkan nama usaha, logo dan alamat tempat usaha di plastik tersebut.

Demi perkembangan usaha, tidak ada salahnya jika kamu memberikan diskon kepada pelanggan kamu yang selalu menggunakan jasa laundry kamu. Selain itu juga bisa dengan memberikan hadiah tertentu, misalnya sebungkus makanan kepada pelanggan tetap kamu.

Agar usahamu lebih menarik perhatian pelanggan, coba terapkan beberapa hal berikut:

Pasang tarif harga yang bersaing, sehingga bisa menggaet konsumen yang lebih banyak. Terima jasa antar jemput, untuk menjaring pelanggan yang lebih banyak. Berikan diskon kepada pelanggan tetap dan loyal. Tingkatkan kualitas layanan, terutama pada hasil cuci pakaian. Desain tempat usaha dengan warna yang menarik dan menonjol. Jaga kebersihan tempat laundry. Tawarkan beberapa jenis layanan, seperti one stop service, one day service, hingga swalayan laundry. Sediakan marchandise bagi pelanggan tetap. Pada hari ulang tahun atau hari besar lainnya, sampaikan ucapan selamat kepada pelanggan tetap kamu. Sehingga mereka menjadi semakin menyukai pelayan laundry kamu. Berikan jaminan ganti rugi terhadap kerusakan yang terjadi karena masalah operasional. Sediakan layanan umpan balik pelanggan. Jangan cepat puas dengan hasil sekarang, teruslah mengembangkan usaha. Jangan cuma pakaian saja, terima juga jasa laundry sepatu, Helm motor, tas dan lain-lain. Mewaralabakan bisnis laundry ketika brand usaha laundry telah dikenal baik oleh banyak orang di kota kamu.

Analisis Biaya Dan Modal Awal Usaha Laundry

Berikut perkiraan investasi awal dan biaya operasional yang akan dikeluarkan untuk membangun dan menjalankan usaha laundry tersebut. Selain itu, juga disajikan perkiraan jangka waktu balik modalnya.
Ingat, Ini hanyalah perkiraan kasar saja. Fakta yang akan anda temukan di lapangan mungkin sangat berbeda dengan perkiraannya. Semua perkiraan mulai dari biaya, modal, dan jangka waktu balik modal sangat relatif dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut diantaranya, Lokasi, Nilai Mata uang, Jumlah Pelanggan, dan sebagainya.

Investasi Awal Usaha Laundry

Investasi Awal Nominal (Rupiah)
Renovasi Tempat Usaha Rp 3.000.000
Beli peralatan dan perlengkapan usaha Rp 40.000.000
Seragam Karyawan Rp 300.000
Biaya Promosi Rp 1.000.000
Perizinan Usaha Rp 1.000.000
Total Investasi Awal Rp 45.000.000

Biaya Operasional (Per Bulan)

Sewa Gedung Rp 600.000
Gaji Karyawan (3 Orang) Rp 4.000.0000
Pengeluaran Overheads (listrik, air, Telp) Rp 1.000.000
Alat Tulis Lengkap (administrasi) Rp 150.000
Bahan Chemical Laundry Rp 1.500.000
Plastik Kemasan Rp 250.000
Kendaraan dan BBM  (layanan Delivery) Rp 300.000
Total Biaya Operasional / Bulan Rp 7.800.000

ANALISIS BEP (Balik Modal)

Asumsi rata-rata omset /bulan:

(5 Kg/orang) X 40 Orang = 200 Kg/hari

1 Kg = Rp 3.000 dan 1 bulan = 30 hari

Rp 3.000 X 200 Kg X 30 hari

 

 

 

Rp 18.000.000

Laba/bulan:

Rp 18.000.000 – Rp 7.800.000

Rp 10.200.000
Balik Modal(BEP):

Rp 45.000.000 :  Rp 10.200.000

4,4 Bulan atau

= 5 Bulan

Kesimpulan: Tips Menjalankan Usaha Laundry Kiloan

Kunci sukses membangun bisnis laundry terletak pada kepuasan pelanggan. Semua pelanggan ingin mendapatkan pelayanan yang cepat, hasil yang bersih dan tarif yang relatif murah. Harap perhatikan, jangan sampai membuat pelanggan kecewa.

Selain itu, kamu perlu mengantisipasi kerusakan yang disebabkan oleh masalah operasional. Misalnya baju kena lunturan, sobek, gosong atau belang karena pemutih. Maka dari itu, kamu perlu bertanya kepada pelanggan terlebih dahulu tentang pakaian mereka. Dengan demikian, kamu tahu apa yang harus dilakukan. Jika tetap terjadi kerusakan pada pakaian tersebut karena kesalahan operasional, maka tunjukkan bahwa kamu adalah orang yang bertanggung jawab. Dalam hal ini, dianjurkan untuk konfirmasi terlebih dahulu kepada pelanggan untuk menemukan solusi yang tepat.



You may also like...